KELAS 4

Minggu, 09 April 2017

Berita Ternyata Banyak Macamnyaaa..

INTI PRINSIP JURNALISME 1. Kewajiban pertama jurnalisme adalah pada kebenaran 2. Loyalitas pertama jurnalisme adalah kepada warga masyarakat 3. Inti jurnalismea dalah disiplin untuk melakukan verifikasi 4. Wartawan harus mengemban tugas sebagai pemantau yang bebas terhadap kekuasaan 5. Jurnalisme harus berusaha membuat yang penting menjadi menarik dan relevan 6. Para wartawan harus memiliki kebebasan dari sumber yang mereka liput 7. Jurnalis harus menyediakan forum untuk kritik dan komentar publik 8. Wartawan itu memiliki kewajiban utama terhadap suara hatinya BERITA Berdasarkan sifat kejadian: a. Berita yang Diduga, adalah peringatan hari-hari besar, peristiwa yang sudah dijadwalkan b. Berita yang Tak Terduga, adalah dimana suatu peristiwa terjadi secara incidental dan wartawa memperoleh petunjuk dari berbagai simber di masyarakat Berdasarkan Soal atau Topik yang Dicakup. Biasanya berita-berita ini didalam penerbitannya dikelompokkan ke dalam berbagai rubric di halaman tertentu. Berdasarkan Jarak Kejadian dan Publikasi: a. Berita Internasional b. Berita Nasional, Berita Regional c. Berita Lokal Berdasarkan Isi Berita:1. Berita langsung (HardNews) 2. Berita Ringan (SoftNews) 3. Karangan Khas (Feature) 4. Berita Mendalam (comperehensive / Indepth) 5. Berita Investigasi Berita yakni secara singkat (Charnley) sebagai laporan yang hangat, padat dan cermat menegenai suatu kejadian, bukan kejadian itu sendiri. News Value: a. Significant (Penting) b. Magnitude (Besar) c. Timeliness (Waktu) d. Proximity (Dekat) e. Prominence (Tenar) f. Human Interest (Manusiawi) Sumber Berita: 1. Kantor Berita 2. Press Release dan Konferensi Pers 3. Liputan Langsung 4. Dokumentasi

Pers Tidak Hanya Media Massa saja loohh...!!

PENGERTIAN PERS Pers berasal dari bahasa Inggris yaitu Press. Dalam arti sempit disebut sebagai media cetak, sedangkan dalam arti luas diartikan sebagai media massa Press atau media massa lahir dari naluri alamiah manusia untuk mengetahui apa yang terjadi. Fungsi utamanya yakni mengantarkan informasi kepada khalayak. Selain itu, ada 5 fungsi utama pers: 1. To Inform, artinya menyampaikan informasi secepatnya kepada masyarakat yang seluas-luasnya. (Aktual, faktual, menarik atau penting, lengkap-utuh, jelas-jernih, jujur/adil, berimbang, relevan, bermanfaat, etis) 2. To Educate, artinya informasi yang disebarluaskan ialah dalam rangka mendidik. 3. To Influence, artinya mengawasi dan mengontrol kekuasaan legislative, eksekutif, yudikatif. Sebagai ”Watchdog” (anjing penjaga) dan sosial control. 4. To Entertaint, artinya pesan rekreatif yang disajikan tidak boleh bersifat negative apalagi detruktif. 5. To Medicate, artinya mampu menghubungkan tempat satu dengan tempat lain, peristiwa satu dengan yang lain, orang satu ke orang yang lain pada saat yang sama atau orang yang satu dengan peristiwa lain. Tulisan-tulisan di media umumnya: a. Fakta, yakni berita dan feature (karangan khas) b. Opini, yakni tajuk rencana, artikel pojok, karikatur, surat pembaca c. Iklan atau advertorial Kegiatan jurnalistik adalah kegiatan untuk memindahkan realitas empiric ke dalam realitas media. Realitas media bukanlah realitas empiric, karenanya harus memenuhi standar objektivitas. Objektivitas: 1. Faktualitas, menyangkut kebenaran dan relevansi 2. Impartialitas, berkenaan dengan kesempatan dan netralitas.

Selasa, 21 Maret 2017

Sejarah Perkembangan Pers Jurnalistik di Berbagai Dunia

Pers adalah Badan yang membuat penerbitan media massa secara berkala. Secara etimologi, pers (Belanda), atau press (Inggris), atau Presse (Prancis), berasal dari bahasa latin, Perssare dari kata Premere, yang berarti “Tekan” atau “Cetak”. Definisi terminiologisnya adalah “Media Massa Cetak” atau “Media Cetak”. Jurnalistik dimulai pada masa romawi kuno pada masa pemerintahan Julius Caesar (100-44 SM). Informasi didapat pada papan pengumuman pada acta diurna (catatan harian) yang berisi hasil informasi dan pesan yang hendak dikomunikasikan penguasa kepada rakyatnya dan terletak di Forum Romanium. Sedangkan orang yang bertugas mengumpulkan informasi disebut diurnarius. Pada tahun 1041 seorang warga cina menemukan alat cetak sederhana, akan tetapi orang lebih mengenal Johannes Gutenberg sebagai penemu mesin cetak pada tahun 1436. Gutenberg juga diakui karena telah memperkenalkan tinta berbasis minyak yang lebih tahan lama dibanding tinta berbasis air yang dahulu dipergunakan. Sebagai bahan percetakan dia menggunakan naskah yang terbuat dari kulit binatang dan kertas, yang terakhir diperkenalkan di eropa dan cina dengan menggunakan cara orang arab beberapa abad yang lalu. Pada abad 8 M, tepatnya tahun 911 M, di Cina muncul surat kabar cetak pertama dengan nama “King Pau” atau Tching-pao, artinya “Kabar dari Istana”. Tahun 1351 M, Kaisar Quang Soo mengedarkan surat kabar itu secara teratur seminggu sekali. Surat kabar cetak yang pertama kali terbit teratur setiap hari adalah Oxford Gazzete di Inggris tahun 1665 M. Di Amerika Serikat ilmu persuratkabaran mulai berkembang sejak tahun 1690 M dengan istilah “Journalism”. Saat itu terbit surat kabar dalam bentuk yang modern, Publick Occurences Both Foreign and Domestick, di Boston yang dimotori oleh Benjamin Harris. Pada Abad ke-17, di Inggris kaum bangsawan umumnya memiliki penulis-penulis yang membuat berita untuk kepentingan sang bangsawan. Pada saat yang sama koran-koran eksperimental, yang bukan berasal dari kaum bangsawan, mulai pula diterbitkan pada Abad ke-17 itu, terutama di Prancis. Pada Abad ke-18, jurnalisme lebih merupakan bisnis dan alat politik dari pada sebuah profesi. Pada pertengahan 1800-an mulai berkembang organisasi kantor berita yang berfungsi mengumpulkan berbagai berita dan tulisan untuk didistribusikan ke berbagai penerbit surat kabar dan majalah. Kantor berita pelopor yang masih beroperasi hingga kini antara lain Associated Press (AS), Reuters (Inggris), dan Agence-France Presse (Prancis). Ciri khas “jurnalisme kuning” adalah pemberitaannya yang bombastis, sensasional, dan pemuatan judul utama yang menarik perhatian publik. Kegiatan jurnalisme terkait erat dengan perkembangan teknologi publikasi dan informasi. Pada masa antara tahun 1880-1900, terdapat berbagai kemajuan dalam publikasi jurnalistik. Yang paling menonjol adalah mulai digunakannya mesin cetak cepat, sehingga deadline penulisan berita bisa ditunda hingga malam hari dan mulai munculnya foto di surat kabar. Pada 1893 untuk pertama kalinya surat-surat kabar di AS menggunakan tinta warna untuk komik dan beberapa bagian di koran edisi Minggu. Pada 1899 mulai digunakan teknologi merekam ke dalam pita, walaupun belum banyak digunakan oleh kalangan jurnalis saat itu. Pada 1920-an, surat kabar dan majalah mendapatkan pesaing baru dalam pemberitaan, dengan maraknya radio berita. Memasuki era 1990-an, penggunaan teknologi komputer semakin canggih. Setiap pengusaha media dan kantor berita juga dituntut untuk juga memiliki media internet ini agar tidak kalah bersaing dan demi menyebarluaskan beritanya ke berbagai kalangan. Sedangkan pada tahun 2000-an muncul situs-situs pribadi yang juga memuat laporan jurnalistik pemiliknya. Istilah untuk situs pribadi ini adalah weblog dan sering disingkat menjadi blog saja. Senior Editor Online Journalism Review, J.D Lasica pernah menulis bahwa blog merupakan salah satu bentuk jurnalisme dan bisa dijadikan sumber untuk berita.

Senin, 20 Februari 2017

Kegiatan Selama Liburan Semester

Sebagian besar mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya memanfaatkan waktu liburannya dengan berbagai kegiatan liburan antara lain mengikuti organisasi, membantu orang tua, bekerja, mengerjakan tugas kuliah, dan berwisata.
Berdasarkan narasumber yang telah diwawancarai menghasilkan prosentase dari setiap kegiatan yakni 50% mengikuti organisasi, 12,5% membantu orang tua, 12,5% bekerja, 12,5% mengerjakan tugas kuliah, dan 12,5% berwisata.
Salah satu narasumber yang bernama Divatus Sakdiyah mahasiswi Prodi Pendidikan matematika semester 2, ia mengisi waktu liburannya dengan mengikuti organisasi, yakni Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika. Organisasi tersebut akan mengadakan olimpiade matematika se-jawa dan lomba KTI (Karya Tulis Ilmiah) yang akan dilaksanakan di UIN sunan Ampel Surabaya. Ia berpendapat bahwa dengan berorganisasi kita dapat melakukan kegiatan positif yang bermanfaat bukan hanya untuk diri sendiri tapi untuk orang lain.

#journalismUINSA

Ta'aruf Yukkk...

Assalamualaikum Wr. Wb.
Saya Laili Puasawati bisa dipanggil laili. Namun semenjak saya sekolah MA, saya mulai dipanggil dengan nama puasa, baik teman-teman maupun guru sekolah. Saya asli Sidoarjo, dan lahir pada tanggal 09 Januari 1998. Saya sekarang sedang menempuh pendidikan S1 jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) di UIN Sunan Ampel Surabaya.
Saya anak sulung dan hanya mempunyai seorang adik laki-laki saja. Kesukaan saya mendengarkan musik, membaca novel, dan terkadang saya juga suka menari dan menyanyi. Untuk mengisi kekosongan waktu seperti liburan, saya sempatkan untuk latihan nari, baik itu tari modern maupun klasik. Namun itu kulakukan sendiri dirumah karena saya juga harus membantu orang tua.
Oh iya, orang tuaku bekerja sebagai pedagang bakso yang membuka warung di dekat rumah. Bila ada yang penasaran dengan bakso nya bisa ke warung orang tua saya di desa kludan rt.01 rw.02 kec.tanggulangin sidoarjo.  :D
Itulah sedikit perkenalan dariku, nanti selanjutnya ada postingan terbaru mengenai tugas saya di kampus dan lain-lain.
See you next Post.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Jenis-Jenis Tanah - IPA (Kelas 5)

1. Tanah humus adalah tanah yang berasal dari mikroorganisme yang telah mati dan membusuk di tanah. Tanah humus sangat subur dan banyak meng...